Kamis, 22 Maret 2012

Epilog

Ketika disepanjang trotoar,
Mendenyutkan bara kehidupan,
Orang-orang berkerlap kerlip di sekelilingku,
Aku melupakan kehilanganku,
Celah dalam konstelasi akbar,
Tempat dulunya bintang berada.

Kamis

Satu api padam, api yang lain menyala.
Kesakitan orang akan berkurang akibat penderitaan orang lain.

Rabu, 21 Maret 2012

Selasa, 20 Maret 2012

Selasa

Api kecil mudah dimatikan;
Bila dibiarkan, bahakan sungaipun tidak bisa memadamkannya.

Sabtu, 17 Maret 2012

Sabtu

Ragukan bahwa bintang berpendar;
Ragukan bahwa matahari bersinar,
Ragukan yang benar adalah benar;
Namun jangan ragukan cintaku.

Jumat, 16 Maret 2012

Jumat

Kau, jika kau berakal sehat,
Saat kukatakan padamu bintang menyorotkan sinyal,
Yang masing-masing sinarnya mengerikan,
Kau takkan menoleh dan menjawabku,
"Malam begitu indah"

Kamis, 15 Maret 2012

Kamis

Aku akan membacakan abu padamu, jika kau memintaku.
Aku akan mencari dalam api yang memberitahumu dari kibasan abu-abu.
Dan dari lidah-lidah dan garis-garis merah dan hitam,
Aku akan memberitahu bagaimana api muncul.
Dan bagaimana api bisa lari sejauh lautan.