Aku merindumu dalam khayal
Yang membuatku melayang.
Memikirkan mu, meyakinkanku
Bahwa aku layak bermimpi.
Melihatmu melelehkan air mata dari beku jiwaku.
Andai bisik menjadi mantra,
Harap menjadi pinta.
Namamu kan ada dalam doa tersuciku.
Selamanya dan selalu..
Senyummu yang tak terbanding,
Membuat sayatan hati ini.
Sentuhan hangat yang menyakitkan.
Andai kau ada di sini..
Jasa yang tak kan terbilang.
Hanya dapat tersampaikan lewat kertas putih.
Terimakasih bunda..
Karenamu aku dapat menatap jutaan warna dunia.
Karenamu, aku tersadar..
Bahwa hidup adalah pengorbanan.
Bunda..
Ketahuilah..
Aku sangat mencintaimu..
Lebih dari daun yang berguguran saat musim gugur..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar